Artikel trading planz

Artikel trading planz

Proyek LDPP (LNG Distibution and Power Plant) Berpotensi Mendukung Industri Perikanan di SKPT Morotai

Mr. Ozawa Team Leader LDPP

Pada tanggal 20 Januari 2021, telah dilakukan diskusi virtual antara pengelola SKPT Morotai dengan Tim LDPP yang dipimpin oleh team leader Mr. Ozawa dan tim konsultan lokal PT. AMO ( Aarunya Mitra Optima) tentang rencana manfaat ekonomi dari progam LDPP untuk sektor perikanan khususnya di SKPT Morotai.

Program LDPP merupakan kerjasama antara Indonesia dan Jepang melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dan Ministry of Economy, Trade and Industry (METI) Jepang.

Program LDPP ini bertujuan untuk mengembangkan infrastruktur distribusi gas untuk pembangkit listrik (Midstream Infrastructure) di Kawasan Indonesia bagian Timur dan memberikan berbagai manfaat social dan ekonomi ke daerah terpencil seperti konversi bahan bakar minyak ke gas, peningkatan rasio elektrifikasi, penurunan emisi Gas Rumah Kaca, dan untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah termasuk di bidang perikanan dan pariwisata.

Program LDPP sendiri berpotensi mendukung industri perikanan, baik dalam penyediaan sistem pendinginan panas (cool-heat system) maupun dalam pembangunan mindstream infrastructure.

Dalam penjajakan terkait program LDPP ini pihak LDPP meminta informasi terkait kondisi terkini dari fasilitas yang ada dan rencana pengembangan fasilitas baru di SKPT Morotai dalam rangka memahami potensi manfaat sosial dan ekonomi dari Program LDPP pada sektor perikanan.

Seperti disampaikan oleh PT. AMO, hasil dari regasifikasi yang dihasilkan dalam proses LNG berupa cool-heat dapat digunakan untuk pembuatan es untuk perikanan dan ruang dingin untuk penyimpanan ikan, selain ini untuk daerah terpencil kebutuhan listrik juga dapat dimitigasi melalui pemanfaatan unit pembangkit listrik modular yang tersedia di pasar dapat menghasilkan tenaga listrik sebesar 400 kW hingga 1,5 MW.

Akan tetapi lokasi penempatan area regasifikasi di lokasi Kab. Pulau Morotai sampai saat ini masih dalam proses kajian oleh Tim LDPP, dan SKPT Morotai siap apabila by product dari proses ini nanti nya dimanfaatkan dalam pembuatan es untuk perikanan dan untuk penyimpanan ikan dalam menunjang industri perikanan di SKPT Morotai karena kedepan melaui dana Hibah Pemerintah Jepang, SKPT Morotai akan membangun juga beberapa fasilitas diantaranya Integrated Cold Storage (ICS) 200 ton dan juga Ice Flake Machine (IFM) yang membutuhkan energi yang stabil.

Rencana Pembangunan SKPT Morotai

Admin Morotai 22 Januari 2021 Dilihat : 1176

Artikel Terkait:
  • Pendampingan Survei Lapang Model Integrasi Pengembangan Ekonomi Inklusif Di Pulau Kecil Perbatasan Berbasis Sumber Daya Kelautan Dan Perikanan
    • Pendampingan Kunjungan Kerja Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan di Kab. Pulau Morotai
      • Pengiriman Tuna Loin Oleh Koperasi Nelayan Taruna Selatan Setelah 1 Tahun Vakum Akibat Pandemi Covid-19
        • Kunjungan kerja Kepala Pusat Standarisasi Sistem dan Kepatuhan Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu KKP Jakarta ke SKPT Morotai

        Mr. Ozawa dan tim konsultan lokal PT. AMO ( Aarunya Mitra Optima) tentang rencana manfaat ekonomi dari progam LDPP untuk sektor perikanan khususnya di SKPT Morotai.

        Program LDPP merupakan kerjasama antara Indonesia dan Jepang melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dan Ministry of Economy, Trade and Industry (METI) Jepang.

        Program LDPP ini bertujuan untuk mengembangkan infrastruktur distribusi gas untuk pembangkit listrik (Midstream Infrastructure) di Kawasan Indonesia bagian Timur dan memberikan berbagai manfaat social dan ekonomi ke daerah terpencil seperti konversi bahan bakar minyak ke gas, peningkatan rasio elektrifikasi, penurunan emisi Gas Rumah Kaca, dan untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah termasuk di bidang perikanan dan pariwisata.

        Program LDPP sendiri berpotensi mendukung industri perikanan, baik dalam penyediaan sistem pendinginan panas (cool-heat system) maupun dalam pembangunan mindstream infrastructure.

        Dalam penjajakan terkait program LDPP ini pihak LDPP meminta informasi terkait kondisi terkini dari fasilitas yang ada dan rencana pengembangan fasilitas baru di SKPT Morotai dalam rangka memahami potensi manfaat sosial dan ekonomi dari Program LDPP pada sektor perikanan.

        Seperti disampaikan oleh PT. AMO, hasil dari regasifikasi yang dihasilkan dalam proses LNG berupa cool-heat dapat digunakan untuk pembuatan es untuk perikanan dan ruang dingin untuk penyimpanan ikan, selain ini untuk daerah terpencil kebutuhan listrik juga dapat dimitigasi melalui pemanfaatan unit pembangkit listrik modular yang tersedia di pasar dapat menghasilkan tenaga listrik sebesar 400 kW hingga 1,5 MW.

        Akan tetapi lokasi penempatan area regasifikasi di lokasi Kab. Pulau Morotai sampai saat ini masih dalam proses kajian oleh Tim LDPP, dan SKPT Morotai siap apabila by product dari proses ini nanti nya dimanfaatkan dalam pembuatan es untuk perikanan dan untuk penyimpanan ikan dalam menunjang industri perikanan di SKPT Morotai karena kedepan melaui dana Hibah Pemerintah Jepang, SKPT Morotai akan membangun juga beberapa fasilitas diantaranya Integrated Cold Storage (ICS) 200 ton dan juga Ice Flake Machine (IFM) yang membutuhkan energi yang stabil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *