Polri Kantongi Informasi Pemilik Binomo Rusia

Polri Kantongi Informasi Pemilik Binomo Rusia

Ilustrasi Binomo - Foto: Kumparan

FORUM Keadilan – Bareskrim Polri telah menetapkan Brian Edgar Nababan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan investasi binary option dengan platform Binomo. Pasalnya, Brian adalah orang utusan pemilik Binomo Rusia.

Menurut Kasubdit II Dittipideksus Kombes Chandra Sukma Kumara dari keterangan Brian, pihaknya berhasil menemukan informasi atas indentitas petinggi aplikasi trading binary option platform Binomo yang ada di luar negeri.

“Untuk (petinggi) yang di luar negeri kita sudah ada ya karena memang ini kan dia masih pegawai (Brian) dia punya bos lagi. Ada bosnya itu. Tapi tidak akan kita ungkap. Ini orang asing,” ujar Chandra di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (7/4/2022) menerangkan pemilik Binomo Rusia yang sudhah dalam koordinasi kepolisian.

Realme Book Prime Siap Hadir di Indonesia

Pelanggar Prokes di Denpasar makin Berkurang

Pelanggaran Prokes Fluktuatif, Tim Yustisi Tingkatkan Razia

Namun demikian, Chandra menyebutkan, belum bisa mengambil langkah hukum apapun atas pemilik Binomo Rusia tersebut. Karena selain berada di luar negeri aplikasi Binomo di dunia internasional, katanya, berstatus legal.

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Brigjen Whisnu Hermawan menyebutkan, pemilik aplikasi Binomo ada di Indonesia.

“Saya sampaikan bahwa kami duga ada di Indonesia, pemilik ada di Indonesia,” katanya di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (10/3/2022).

Secara terpisah, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan adanya aliran dana dalam jumlah signifikan ke rekening bank yang berlokasi di Belarusia, Kazahkstan, dan Swiss.

Hal itu diperoleh berdasarkan hasil koordinasi dengan mitra kerja PPATK dari Financial Intelligence Unit (FIU) di luar negeri.

“Penerima dana diduga merupakan pemilik dari platform Binomo yang berlokasi di Kepulauan Karibia dengan total dana selama periode September 2020 – Desember 2021 sebesar 7,9 juta Euro,” ujar Kepala PPATK Ivan Yustivandana kepada wartawan pada 18 Maret 2022.

Dalam kasus Binomo, penyidik telah menetapkan total 4 tersangka yakni Influencer Indra Kesuma atau Indra Kenz, Fakar Suhartami Pratama, Development Manager Brian Edgar Nababan, dan admin IK bernama Wiky Mandara Nurhalim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *