7 Usaha yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga Muda

7 Usaha yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga Muda

Berikut rekomendasi usaha yang cocok untuk ibu rumah tangga muda yang dapat mulai dicoba dan mendatangkan cuan.

Berikut rekomendasi usaha yang cocok untuk ibu rumah tangga muda yang dapat mulai dicoba dan mendatangkan cuan. (Ilustrasi Foto: Dok. GrabIndonesia)

Memulai usaha bagi ibu rumah tangga muda bisa gampang-gampang susah, apalagi jika sudah memiliki momongan. Membagi waktu untuk keluarga serta mengelola pekerjaan perlu ketelatenan dan tentunya tenaga ekstra.

Ada begitu banyak pilihan usaha yang cocok untuk ibu rumah tangga muda yang dapat mulai dicoba. Terlebih, di masa internet seperti sekarang untuk memasarkan barang bisa menjadi lebih praktis.

Baca juga:

Kendati menjalankan usaha sekaligus mengurus keluarga bukan hal yang mudah dilakukan bersamaan, namun rekomendasi berikut dapat menjadi referensi para ibu rumah tangga untuk memilih peluang usaha yang tepat dan mendatangkan cuan.


1. Buka toko kelontong

ilustrasi Frozen food

Punya toko kelontong bisa menjadi pilihan usaha yang cocok untuk ibu rumah tangga muda (Ilustrasi Foto: iStockphoto/BravissimoS)

Membuka toko kelontong sendiri bisa jadi pilihan tepat bagi Anda yang ingin membuka usaha di rumah. Jika memiliki lahan sisa untuk toko, Anda bebas berjualan apa saja, khususnya yang dibutuhkan masyarakat sekitar.

Misalnya saja, bahan sembako, frozen food, toko plastik dan bahan kue, maupun kebutuhan rumah tangga sehari-hari lainnya.

Kelebihan memiliki toko kelontong, Anda tidak memerlukan keahlian khusus untuk menjalankannya namun perputaran uang bisa didapat cukup besar dan cepat. Anda juga bebas menyesuaikan jam buka toko dengan aktivitas sebagai ibu rumah tangga.

2. Usaha roti dan kue kering

close-up of green tea matcha cookies with white chocolate in plate. Vegan alternative food. gray background. horizontal image

Memproduksi roti dan kue kering bisa menjadi pilihan usaha yang cocok untuk ibu rumah tangga muda (Ilustrasi Foto: iStockphoto/Mila Naumova)

Bagi yang punya hobi di dapur, membuka pesanan kue dan roti kering bisa jadi peluang usaha untuk ibu rumah tangga.

Selain memasarkannya di lingkungan sekitar seperti tetangga, Anda bisa memperluas pasar dengan mempromosikannya di media sosial maupun marketplace.

Melihat animo masyarakat terhadap kuliner saat ini juga tengah tinggi, Anda bisa mengikuti selera pasar dengan membuat makanan yang sedang naik daun ataupun produk terbatas namun unik kreasi Anda.


3. Katering rumahan

Ilustrasi Buffet

Katering rumahan bisa menjadi pilihan usaha yang cocok untuk ibu rumah tangga muda (Ilustrasi Foto: oxonimages/Pixabay)

Menjalankan usaha kuliner seperti katering bisa dimulai dari skala kecil jika Anda pemula. Anda bisa menjajakan makanan seperti nasi boks maupun prasmanan untuk hajatan, arisan, hingga pesan antar online.

Dengan demikian, Anda tak perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk membuka tempat makan khusus seperti warung. Cukup siapkan dapur yang layak untuk mengolah masakan.

Tips bagi yang ingin menjalankan usaha kuliner yang kian menjamur, Anda harus konsisten dengan rasa dan terus memperbaiki kualitas makanan agar pelanggan tidak kabur usai sekali mencoba.

Anda juga bisa mendongkrak nilai jual makanan dengan kemasan yang baik dan menarik. Tak ada salahnya untuk mempertimbangkan konsep alat makan ramah lingkungan.

Baca juga:


4. Penjahit atau crafter

Ilustrasi Merajut

Menjual barang hasil kerajianan bisa menjadi pilihan usaha yang cocok untuk ibu rumah tangga muda (Ilustrasi Foto: condesign/Pixabay)

Saatnya ubah hobi menjadi pundi-pundi uang. Apabila punya keahlian khusus seperti merajut atau menjahit, Anda bisa mulai memproduksi barang dari yang sederhana yang punya nilai guna.

Misalnya, masker kain, pakaian seragam, taplak meja, tote bag, kantong atau pouch, syal, dan lain sebagainya.

Menjual barang hasil kerajinan ini adalah salah satu usaha yang cocok untuk ibu rumah tangga muda lantaran tidak memerlukan modal besar, dilakukan dengan menyenangkan, dan bermanfaat.


5. Laundry kiloan

Akihiro Takahashi, 34, an owner and chef of a Japanese restaurant, poses for a portrait while visiting Koganeyu Coin Laundry, a laundrette in Tokyo, Japan, May 7, 2021. Takahashi would like the Games to take place but not this year. He worries about the health risks from foreign athletes and officials entering Japan, and mourns the overseas tourists who would have packed his Japanese restaurant in a usual Olympics year.

Laundry termasuk pilihan usaha ibu rumah tangga modal kecil untung besar (Foto: REUTERS/KIM KYUNG-HOON)

Laundry atau binatu tergolong jenis usaha paling sederhana namun cukup menguntungkan, dengan modal dan operasional bulanan yang tak terlalu besar. Bahkan ibu rumah tangga muda atau pemula mudah menjalankan bisnis ini.

Kunci keberhasilan bisnis laundry kiloan adalah pada lokasi strategis, investasi alat, dan layanan yang baik. Anda bisa menambah layanan antar-jemput cucian gratis dan jangan ragu untuk memberi promo pada awal buka agar laundry Anda dilirik pelanggan.


6. Penyedia kontrakan atau kos-kosan

Ilustrasi Perumahan

Menyewakan kamar kontakan dan kos bisa menjadi pilihan usaha yang cocok untuk ibu rumah tangga muda (Ilustrasi Foto: Unsplash/Pixabay)

Jika Anda punya modal lebih untuk mendirikan kamar kos atau kontrakan, pilihan usaha yang mendatangkan passive income ini bisa jadi tepat. Usaha ini terbilang punya prospek yang cerah dan cuan.

Mendirikan kos ataupun kontrakan idealnya berada di lokasi strategis dekat kampus dan perkantoran, mengingat mahasiswa maupun pegawai pasti akan mencari tempat tinggal berjarak dekat.

Anda bisa memaksimalkan layanan misalnya maintenance dan pembersihan kamar rutin, laundry harian gratis, AC, dan parkir luas untuk meningkatkan daya saing.


7. Reseller atau Dropshipper

Ilustrasi Menggunakan Laptop

Menjadi reseller dan dropshipper bisa menjadi pilihan usaha yang cocok untuk ibu rumah tangga muda (Ilustrasi Foto: janeb13/Pixabay)

Usaha yang cocok untuk ibu rumah tangga muda lainnya adalah menjadi reseller atau dropshipper. Meski mirip sama-sama berdagang, tapi keduanya punya tugas beda.

Sebagai reseller, Anda membeli produk dalam jumlah partai dan menjual kembali dengan harga yang telah disesuaikan. Harga bisa lebih tinggi jika melakukan pengemasan ulang dengan brand Anda.

Sementara dropshipper lebih sederhana. Anda sebagai pihak ketiga dari pemilik toko yang bertugas hanya memasarkan produk. Ketika ada pesanan, pemilik toko yang menyiapkan dan mengirimkan barang.

Kelebihan dua bisnis ini, Anda tak repot memproduksi barang sendiri, hanya tinggal memasarkan dan mendapat selisih atas produk yang dijual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *