Karyawannya Terlibat Penggelapan Saldo Nasabah untuk Main Binomo, Ini kata BRI

Karyawannya Terlibat Penggelapan Saldo Nasabah untuk Main Binomo, Ini kata BRI

JAKARTA - Oknum karyawan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero0 Tbk (BBRI) di Banjarmasin terlibat menggelapkan saldo nasabah hingga Rp1,1 miliar untuk bermain di Binomo. Lewat jawaban tertulisnya, pihak BRI memberikan tanggapannya kepada TrenAsia.com.

Pemimpin Kantor Cabang BRI Banjarmasin Samudera Priyo Harjanto menyatakan saat ini yang bersangkutan, yakni Arini Listiani Chalid telah mendapatkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebagai sanksi atas tindak pidana fraud tersebut.

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak berwajib dan menyerahkan kasus tersebut sesuai dengan ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karenanya, kami menghormati proses hukum yang sedang berlangsung,” kata dia kepada TrenAsia.com, Rabu, 6 April 2022.

Ditambahkan Priyo, BRI telah memastikan tidak ada nasabah yang dirugikan atas kejadian tersebut.

Diketahui, Arini yang saat itu menjadi customer service Bank BRI mengaku telah memakai tabungan nasabah sejak 2019. Dana tersebut kemudian dia gunakan kembali untuk bertransaksi di aplikasi Binomo.

Modusnya, Arini menjadikan rekening tabungan nasabah sebagai jaminan untuk memperoleh pinjaman secara ilegal tanpa sepengetahuan pimpinannya. Sementara itu, Arini diam-diam membuka dan mencairkan tabungan tersebut untuk mengisi saldo akun Binomo miliknya.

Saat dihubungi TrenAsia.com, pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yakni deputi komisioner bidang pengawas perbankan sebagai regulator terkait belum mau memberikan pernyataan atas kasus yang melibatkan karyawan bankpelat merah ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *